by

Antisipasi Bencana Alam, Ini Kesiapan Pemprov Sumut Memasuki Musim Hujan Curah Tinggi

Inionline.id – Sumatra Utara (Sumut) kini sudah mulai memasuki musim penghujan dengan curah tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumut sudah mulai melakukan antisipasi untuk menghadapi adanya ancaman bencana alam di musim hujan ini.

Hal ini terlihat dari Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam yang digelar di Markas Polda Sumut pada Senin (9/11). Apel ini diikuti oleh jajaran Pemprov Sumut, Kepolisian Daerah (Polda) Sumut dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Melansir dari laman Humas Pemrov Sumut, dalam apel ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, apel ini dilakukan sekaligus sebagai koordinasi karena Sumut memasuki bulan-bulan di mana curah hujan cukup tinggi. Belajar dari musim penghujan sebelumnya, Polda, TNI dan Pemprov Sumut sangat mengantisipasi terjadinya banjir dan longsor di Sumut.

“Memasuki Oktober, November dan Desember curah hujan cukup tinggi. Obat dalam bencana alam kesiapan, kita harus siap. Inilah Apel Kesiapsiagaan Bencana. Saya berterima kasih Polda memulai kegiatan ini, mengajak bersama-sama mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan bencana alam,” kata Edy.

Segera Siapkan Posko di Daerah Rawan Bencana

Edy meminta kepada Polda Sumut agar menyiapkan posko bersama di daerah-daerah rawan bencana. Dengan begitu bencana diharapkan lebih cepat ditanggulangi dan diatasi.

“Daerah (kabupaten) Toba, Karo, Pakpak Bharat dan daerah tinggi lainnya termasuk juga yang kita antisipasi itu banjir di Labuhanbatu. Ini yang sangat kita antisipasi, ada tempat-tempat yang harus kita siapkan alat-alat berat, personel dan peralatan. Bila ada bencana bisa segera di atasi,” katanya.

Siapkan Peralatan Canggih

Dalam kesempatan ini pun, berbagai peralatan canggih untuk menanggulangi bencana sudah dipersiapkan. Seperti mobil yang mampu mengubah air tidak layak minum menjadi layak minum, dapur umum bergerak, pendeteksi suara, alat komunikasi dan lainnya.

Turunkan 2.000 Personel

Sementara itu, menurut Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin mengatakan, pihaknya telah menyiagakan total pasukan untuk siap-siaga bencana sebanyak 2.000 orang.

“Ada 2.000 personel yang terdiri dari Polda, Kodam, Basarnas dan Pemprov Sumut. Mereka dilatih dan disiapkan untuk bisa menghadapi bencana dengan baik, sudah tahu apa yang perlu dilakukan bila bencana,” terang Sormin.

Kesiapsiagaan Polri, TNI, Basarnas dan Pemprov ini diharapkan bisa mengantisipasi dan menanggulangi bencana sehingga bisa cepat diatasi, terutama dalam menyelamatkan nyawa manusia.