by

Pemprov DKI Meminta Warga Tak Olahraga di Bundaran HI saat PSBB Ketat

Jakarta, Inionline.id – Warga DKI Jakarta tak menyurutkan keinginannya untuk tetap berolahraga di kawasan Bundaran HI saat PSBB ketat masih diterapkan di Jakarta. Ramainya warga berolahraga di Minggu pagi membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta angkat bicara.

Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan jumlah warga yang berada di Bundaran HI kemarin tak sebanyak di minggu-minggu sebelumnya. Artinya, kata dia, mayoritas warga telah memahami risiko penularan Corona di tempat keramaian.

“Jumlah orang yang beraktivitas di Bundaran HI itu sudah sangat jauh menurun. Jadi kalau bicara keramaian udah jauh berkurang, artinya masyarakat kita ada beberapa yang sudah memahami bahwa diam di rumah itu lebih baik,” kata Arifin, kepada wartawan, Minggu (4/10/2020).

Namun, Arifin tetap meminta masyarakat tidak melakukan aktifitas di luar rumah saat PSBB ketat ini. Kegiatan-kegiatan warga lebih baik dilakukan di rumah, begitupun aktivitas olahraga.

“Kita tetap menganjurkan bahwa olahraga itu adalah olahraga mandiri dan di tempat tinggal pemukiman. Jadi kita selalu mengingatkan masyarakat kita agar bisa melakukan kegiatan olahraganya itu di tempat tinggalnya secara mandiri. Karena ini masih PSBB, jadi aktivitasnya dikurangi dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan-kerumunan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat hingga 11 Oktober 2020. Namun, Kondisi itu tak menyurutkan warga untuk tetap berolahraga di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus), meski kawasan khusus pesepeda (KKP) ditiadakan.

Pantauan detikcom di kawasan Bundaran HI, Jakpus, Minggu (4/10), pukul 07.05 WIB, kawasan ini ramai pesepeda dan pelari. Pesepeda tampak lebih mendominasi melintas dari segala arah. Mereka terdiri dari anak-anak, orang tua, hingga kaum muda-mudi. Warga mengayuh sepeda mengelilingi Bundaran HI.