by

LRT Jabodebek Sudah Diuji Coba

Inionline.id – Light Rail Transit (Lintas Rel Terpadu/LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) telah diuji coba terhadap beberapa gerbong kereta (trainset) di stasiun TMII. Hal itu terlihat dari sejumlah foto yang beredar di media sosial.

Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro. Menurut Budi, video yang diunggah di laman Instagram @lrt_jabodebek itu adalah video lama. Hanya baru diunggah saja kemarin, Selasa (20/10).

“Itu sudah lama,” kata Budi, Rabu (21/10).

Katanya, sejauh ini ada 5 gerbong kereta yang sudah diuji coba dan hasilnya mulus sesuai ekspektasi.

“Iya sudah lama, kita ngirim terakhir banyak kok, kereta sudah ada banyak ini, ini sudah 5 kereta dikirim ke sana. 5 kereta di sana dah di uji coba maju mundur maju mundur itu,” terangnya.

Targetnya seluruh proses pengiriman gerbong kereta bakal selesai tahun depan. Adapun total gerbong kereta yang dibutuhkan untuk proyek ini mencapai 31 trainset yang terdiri dari 6 kereta. Alhasil, masih ada kekurangannya sebanyak 26 trainset yang kabarnya selesai dikirim paling lambat April 2021.

“Ia (April 2021) yang terakhir ya, karena kalau dikirim semua ya nggak cukup itu, kan depo nya juga belum, jadi tinggal menunggu pembebasan lahan di Bekasi Timur,” ungkapnya.

“2021, kalau 2022 terlambat, tapi itu yang bisa memastikan Adhi Karya,” kata Budi.

Mengutip dari laman resmi LRT Jabodebek, terhitung sampai dengan 31 Agustus 2020, progres pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 telah mencapai angka 74,38%.

Pada lintas pelayanan Cawang-Cibubur progresnya sudah mencapai 88,82%. Sedangkan lintas Cawang-Dukuh Atas mencapai 69,72%. Lalu, pada lintas Cawang-Bekasi Timur mencapai 84,35%.

Sebelumnya, PT Adhi Karya (Persero) membocorkan, seluruh lintasan proyek ini baru kelar semua pembangunannya pada 2021. Namun, untuk pengoperasiannya secara penuh diproyeksi baru pada pertengahan 2022 mendatang molor dari target awal pada Juni 2021. Lantaran, masih terganjal oleh permasalahan lahan pada lokasi depo.