by

Tokoh Tangsel Minta Benyamin-Pilar Lanjutkan Pembangunan

Inionline.id–Tangsel–Para tokoh Laskar Anggrek siapkan strategi door to door dalam memenangkan calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan Benyamin-Pilar yang di percayainya punya pengalaman di bidang pemerintahan.

Di temui saat konsolidasi dan pembuatan video pendek di kediaman tokoh Tangsel perumahan Vila Dago, Pamulang Tangsel, puluhan kader laskar anggrek bentuk formasi guna ikut ambil bagian memperjuangkan sosok petahana untuk kembali melanjutkan tata kelola pemerintahan di Tangsel.

H. Adi Sunaryo, yang lebih di kenal dengan panggilan H. Yoyok mengutarakan, butuh stamina tinggi untuk lebih banyak turun menemui warga yang memiliki pengaruh di sebuah lingkungan.

“Iya, kondisi PSBB seperti ini tidak boleh kumpul-kumpul kan, memang harus mau capek sih. Sosok pak Ben ini sudah 10 tahun memimpin Tangsel, kemarin kita lihat beliau ini cenderung banyak mengalah. Namun, memang demikian tugasnya. Dimata saya beliau pantas untuk melanjutkannya lagi,” ungkap H. Yoyok

Ia juga berpendapat, masa kepemimpinan Airin Ben sebelumnya mencerminkan keselarasan dan keharmonisan dalam menjalan roda kepemimpinan di Tangsel, Minggu (6/9/2020) kemarin.

“Kepemimpinan sebelumnya, Pak Ben itu kalau orang jawa bilang tidak eyel-eyelan, tidak membantah, cenderung hanya menjalankan tugas. Karena memang tidak boleh ada dua (2) matahari,” tambahnya.

Tokoh masyarakat Tangsel yang enggan terjun ke dunia politik lantaran tidak mendapatkan restu dari kedua orang tuanya tersebut juga berpesan, menurutnya, masih banyak yang harus di perbaiki dari aspek pembangunan maupun penempatan pegawai negeri sipil (PNS).

“Masih harus di tingkatkan lagi masalah pembangunan dan juga para PNSnya. Kalau saya lihat, pegawainya kebanyakan tidak sesuai perintah. Diperintahnya A, tapi malah B yang dikerjakan,” pungkasnya.

Dia juga berpendapat, hadirnya anak muda di samping Benyamin Davnie yakni Pilar, diharapkan bisa meningkatkan etos kerja yang memang butuh tenaga ekstra anak-anak muda khususnya milenial.

Di satu sisi, masih menurut H. Yoyok, Pilar memiliki kharisma “andhap asor” (kerendahan hati) mau turun ke masyarakat, cerdas dalam mengamati permasalahan dan cukup bijak mencari jalan penyelesaian.

“Beberapa kali saya ikut mengamati, pertemuan dia dengan anak muda milenial sangat luar biasa. Saya rasa mereka saling melengkapi. Dan Pilar ini sebuah simbol keterwakilan anak muda dalam pilkada tahun ini,” paparnya.

Sementara itu, Susi Karanawati salah satu pendukung fanatik Ben-Pilar (Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan) dari keluarga besar laskar anggrek mengatakan, dirinya percaya penuh kepada Bang Ben untuk melanjutkan roda pemerintahan Tangsel.

“Untuk apa pilih yang lain, pak Ben ini sudah pengalaman dan paham betul permasalahan Tangsel. Kita percayakan saja kepada beliau dan bang Pilar. Dan kami siap untuk membantu memenangkan pasangan tersebut,” ucap Susi.

Meski hanya di usung oleh partai Golkar dan partai non parlemen seperti PPP, Gelora dan juga PBB, ia justru merasa tertantang untuk memberikan yang terbaik kepada pasangan Ben Pilar.

“Kami tak gentar mas, maju terus. Untuk perhatiannya pada kaum perempuan sudah tidak perlu di ragukan lagi, kami cukup nyaman dengan nasehat nasehat bijak yang selalu dia berikan. Kami ini laskar anggrek, keluarganya,” ungkap Susi. (Adt).