by

Komisi IV DPRD Jawa Barat Perjuangkan 2 Terminal Percontohan Type B di Jabar

Inionline.id – Komisi IV DPRD Jawa barat melakukan kunjungan kerja selama dua hari mulai Selasa (08/09/2020) hingga Rabu (09/09/2020). Hari pertama kunjungan komisi IV mengunjungi terminal type B Bumiayu, provinsi Jawa tengah dan diterima langsung oleh kepala terminal yaitu Bambang S.

Menurut anggota komisi IV DPRD Jawa Barat, Mochamad Ichsan Maoludin menjelaskan bahwa lawatan komisi IV dihari kedua pun masih sama yaitu masih berhubungan dengan Dinas Perhubungan.

“Secara performance kondisi terminal di Jateng jauh dengan terminal-terminal yang ada di Jawa barat, dari segi anggarannya, bahkan mereka lebih besar sikap nerimonya, ya kita sih maklum karena dinas-dinas di Jawa barat pun terkena refocusing,” ujar Ichsan.

Dari hasil pantauan Ichsan, dirinya mengapresiasi pelayanan terminal-terminal tersebut kepada masyarakat ditengah berbagai keterbatasan, mereka tetap memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Memasuki era new normal, kondisi volume penumpang di Jawa tengah rata-rata mencapai 70% dibandingkan ketika masa PSBB. “Protokol kesehatan pun tetap diperhatikan, mereka punya data pergerakan setiap harinya bahkan hingga sampai nama-nama penumpangnya untuk melihat jumlah intensitas penumpang,” kata Ichsan.

Komisi IV DPRD Jabar berdiskusi dengan kepala terminal Bumiayu, Jawa tengah, pada Selasa (08/09/2020).

Berangkat dari beberapa hal di lapangan, jika dikomparasikan dengan terminal-terminal type B di Jawa barat yang berjumlah sebanyak 14 terminal, Ichsan menegaskan akan fokus memperjuangkan dua terminal type B agar di tahun 2021 kedua terminal tersebut bisa menjadi terminal percontohan di tanah pasundan.

“Kita sudah mendorong juga kepada eksekutif, dan kami dari pihak dewan juga dari komisi IV yang juga tergabung di badan anggaran agar mitra kerja kita itu di Dinas Perhubungan Jawa barat minta dialokasikan dari total 14 terminal type B yang ada di Jabar, ya kami minta dua terminal yang akan diremajakan, baik sistem, fasilitas, serta infrastrukturnya,” imbuh Ichsan.

Komisi IV pun memahami jika kesemua terminal didorong untuk mengalami peremajaan tentunya akan berat bagi pemerintah provinsi sehingga untuk tahun 2021 komisi IV DPRD Jabar mendorong terlebih dahulu sebayak dua terminal untuk diremajakan.

“Salah satu terminal percontohan yang sudah ada itu di Bekasi, tinggal di poles sedikit saja, satu terminal percontohan di banggar sudah diusulkan sekitar 30 miliar rupiah sehingga untuk dua terminal akan memakai anggaran sebanyak 60 miliar rupiah,” tutup Ichsan.