by

Di Tengah Meningkatnya Covid 19 Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Inionline.id–Tangsel–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam menanggapi Corona Virus Disease (Covid 19) meminta kepada seluruh awak media se-Tangerang Selatan untuk membantu Pemkot dalam mensosialisasikan dan menyadarkan masyarakat agar waspada Covid dengan menggunakan masker dan pola hidup sehat.

Dalam agenda sosialisasi tersebut, dihadiri Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, plt Dinkes, Deden, Kadis Kominfo, Fuad, dan GUGUSTUGAS Covid 19 Kota Tangsel, Suharno, Asosiasi Media Online SMSI Kota Tangsel, PWI Kota Tangsel, JTR, Pokja Wartawan Tangsel, beberapa media pers lainnya di gedung Puspemkot ruang display loby, Senin (07/09/20).

Walikota Tangsel menjelaskan bahwa Kota Tangsel yang saat ini masih di tengah-tengah Zona merah (diantara Jakarta, bogor, Kota Tangerang, Kab. Tangerang, dan Depok) menghimbau kepada seluruh masyarakat tangsel agar tetap tenang dan tidak panik tetap harus mematuhi kebijakan pemerintah mengikuti PSBB, memakai masker, sosial distancing, dan menerapkan pola hidup sehat.

“Di saat seperti ini roda perekonomian harus tetap berjalan, namun juga kita harus tetap menjaga stabilitas kesehatan kita, jaga imunitas dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin, dan protokol kesehatan,” himbau Airin Rachmi Diany.

Plt. Dinas Kesehatan, Deden saat memeberikan laporan progres PSBB di Kota Tangsel dari Bulan April-September, di Gedung Puspemkot, Senin (07/09).

Di sisi yang sama Plt Dinas Kesehatan, Deden menjalaskan bahwa laporan jumlah sampel dan hasil Swab baik dari rumah sakit dan puskesmas, total jumlah 19.825 sampel hasil, yang sudah keluar 17.132, hasil posisitif Covid 813, hasil negative 16.271, hasil invalid 48, dan yang belum keluar hasilnya sebanyak 2.153 sampel.

“Karena faktor minimnya jam kerja patologi, hasil yang belum keluar sebanyak 2.153 sampel swab namun dai total 19.825 hasil sampel swab sebanyak 17.132 sudah keluar hasilnya dan sebanyak 16.271 dinyatakan negative,” terang Pak Deden.

Laporan Hasil Sampel Dan Hasil Swab di Rumah Sakit dan Puskesmas Kota Tangsel

Pihaknya menambahkan bahwa progres perbandingan kasus positif covid di masa PSBB dari bulan April sampai September 2020 totalnya 696 kasus cenderung menurun namun, hanya ada beberapa kasus di tiga bulan yakni dari bulan juni- juli kasus positif naik.

“Berdasarkan data klarifikasi tim medis di lapangan dari rincian progres perbandingan kasus positif selama PSBB menurun, di bulan juni dari tanggal 1-14 kasus positif naik sebanyak 56 kasus, di tanggal 15-28 juni kasus positif turun sebanyak 36 kasus, dan paling banyaknya di bulan juli dari tanggal 13-26 Juli sebanyak 109 kasus positif namun di tanggal 27 Juli-09 Agustus kasus positif menurun sebanyak 96 kasus,” imbuh Deden yang didampingi Pak Suharno perwakilan dari Gugustugas covid 19 Kota Tangsel.

Progres Perbandingan Kasus Positif di masa PSBB dari bulan April-September

Pemkot Tangsel tidak menegaskan terkait sanksi-sanksi bagi pelanggar PSBB lantaran problem dilematis perekonomian masyarakat dan daerah harus tetap berjalan, pihaknya akan terus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada baik di ruang publik, pasar, dan perkantoran.

“Kita harus bersama-sama melawan covid dengan cara mematuhi kebijakan pemerintah terkait PSBB, Protokol Kesehatan, dan tetap menjaga pola makan sehat,” tandas Airin Rachmi Diany. (ADV).