by

Wakil Ketua DPRD Jabar Ajak Warga 3 Kecamatan di Bogor Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

Bogor, Inionline.Id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Achmad Ru’yat menggelar sosialisasi Citra Bakti Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan atau Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang bertempat di Gedung Serbaguna Masjid Besar Al-Azhim Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (24/08/2020). Sebanyak 35 orang peserta dari 3 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor yaitu dari Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk, dan Kecamatan Cigombong hadir pada acara tersebut.

Ru’yat membuka acara dengan membakar semangat para peserta dengan menceritakan sejarah perang Bojong Kokosan yang masuk di wilayah sepanjang jalur Bogor-Sukabumi. “Kita sebagai anak negeri harus merasa bangga dan bersyukur hidup dan lahir di Indonesia, ini penting, itu sudah terbukti karena Indonesia mampu mengusir tentara Inggris sebagai sekutu yang mendompleng NICA, perang Bojong Kokosan membuktikan bahwa rakyat Indonesia memiliki semangat juang,” ujar Ru’yat.

Adapun tujuan utama Ru’yat menggelar sosialisasi 4 pilar di Cigombong adalah untuk memperkuat pelaksanaan nilai-nilai 4 pilar yaitu Pancasila sebagai ideologi dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. “Ini penting sebagai modal sosial didalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” imbuh Ru’yat.

Wakil Ketua DPRD Jabar (Achmad Ru’yat) menguji salah satu peserta sosialisasi 4 pilar kebangsaan untuk membacakan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada Senin (24/08/2020).

Politisi PKS ini pun sempat menguji para peserta yang hadir dengan meminta mereka menghafalkan di depan forum pembukaan undang-undang dasar serta melakukan test menyampaikan tentang Pancasila serta visi misi partai PKS. “PKS sebagai partai pelopor untuk mewujudkan cita-cita negara Indonesia sebagaimana termaktub di dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945,” kata Ru’yat.

Adapun sesi tanya jawab yang di ikuti dua peserta, salah satunya yaitu Muhammad Hamami warga Cijeruk yang menyatakan menolak RUU HIP. Ru’yat pun mengingatkan bahwa selama ini Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang menjaga NKRI tetap utuh sehingga perubahan-perubahan apapun harus memperhatikan aspek sosiologis. “RUU HIP mendapatkan perlawanan melalui aspek sosiologis masyarakat, ada hal yang menyangkut bentuk negara itu sudah final, keutuhan NKRI harga mati,” tutur Ru’yat.

Dirinya pun berpesan kepada masyarakat Jawa Barat khususnya warga Kabupaten Bogor agar dimasa pandemi Covid-19 ini agar disiplin menjaga protokol kesehatan karena diperkirakan masa pandemi masih cukup panjang. Diperlukan kedisiplinan, pakai masker, jaga jarak, hidup sehat, dan menjaga imunitas,” pungkas Ru’yat.

Perwakilan tokoh masyarakat sekitar yaitu Adi Fahmi Zaidin yang juga Ketua Cabang Dakwah 3 Kabupaten Bogor sangat mengapresiasi kehadiran Achmad Ru’yat selaku wakil ketua DPRD Jabar di wilayahnya. Menurutnya, semua harus memperhatikan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. “Kesadaran berbangsa bernegara menjadi kesadaran bersama khususnya, para kader PKS adalah orang yang paling dulu sadar tentang kesadaran berbangsa dengan ciri 4 pilar agar semakin kental kesadaran berbangsa kita yaitu berbangsa Indonesia,” tutup Adi. (JC)