by

Untuk Kampus Daerah 3T Kemendikbud Siapkan Pemancar Internet

Inionline.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengidentifikasi jika terdapat enam persen wilayah yang memiliki perguruan tinggi masuk sebagai daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (3T). Enam persen wilayah tersebut nantinya akan disediakan pemancar untuk akses internet.

“Kita sedang menyiapkan semacam pemancar untuk lokal area network yang akan kita pasang di perguruan tinggi di daerah 3T. Jadi total ada 240 perguruan tinggi yang sedang kita identifikasi,” ujar Sekretaris Ditjen Dikti Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani di Gedung Kemendikbud Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Paris mengatakan, sebelum pemancar dipasang di 240 perguruan tinggi, pihaknya bakal melakukan uji coba terlebih dahulu. Uji coba pertama bakal dilakukan perguruan tinggi yang ada di Papua.

“Yang kami utamakan modelling-nya nanti di Papua di lima daerah,” sambungnya.

Jika berhasil, maka pemasangan pemancar akan dilanjutkan secara masif. Dia menyebut satu pemancar memiliki jangkauan internet hingga radius 100 meter.

“Nanti mahasiswa bisa men-download dari pancaran radius 100 meter. Kemudian bisa download modul belajarnya lebih mudah. Modul kita kan ada dari Sistem Pembelajaran Daring (Spada) juga dari Universitas Terbuka,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga bakal menyediakan gawai untuk mahasiswa. Upaya ini dilakukan guna mendukung infrastruktur pendidikan.

“Begitu juga dengan bantuan komputer atau gadget. Mudah-mudahan kita bisa melakukan inovasi tablet dari Dikti atau Dikbud,” pungkasnya.