by

Sebelum Salat Idul Adha dan Jumatan DMI Meminta Masjid Disterilkan Terlebih Dahulu

Inionline.id – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengingatkan agar salat Idul Adha yang akan dilaksanakan besok harus dilaksanakan dengan protokol COVID-19 ketat. Jusuf Kalla meminta seluruh masjid juga melakukan sterilisasi sebelum dimulainya ibadah Idul Adha dan setelahnya karena akan dilaksanakan ibadah salat Jumat.

“Besok juga bertepatan dengan hari Jumat, jadi besok di masjid-masjid 2 ibadah seharian dilaksanakan di masjid. Idul Adha pagi hari dan siang hari salat Jumat. Hal itu tentu diberikan perhatian bahwa sebelum salat Idul Adha masjid-masjid harus disterilkan dengan disinfektan dengan baik sebagaimana yang telah didistribuskan dengan Dewan Masjid ke masjid-masjid di Indonesia,” kata Jusuf Kalla, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia, Kamis (30/7/2020).

JK berpesan agar masjid dibersihkan sebelum dimulainya salat Idul Adha dan setelahnya, karena akan dilaksanakan ibadah salat Jumat pada siang harinya. Selain itu dia juga meminta supaya masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Hal itu agar ibadah tetap bisa dilakukan dan aman dari COVID-19.

“Sebelum dilaksanakan dan tentu karena menjelang salat Jumat setelahnya harus dibersihkan lagi, itu adalah cara kita untuk melaksanakan ibadah dengan baik, untuk menjaga jemaah kita agar tetap dalam keadaan selamat dan keadaan baik kareba apabila kita tidak memenuhi itu, maka tentu akan berakibat fatal apabila tidak disiplin masyarakat. Inti dari COVID-19 itu pertama disiplin dan intervensi kita untuk mensterilisasi rumah, bagunan-bangunan, kantor-kantor kita serta seluruh sarana yang ada, itu lah 2 cara yang sangat penting,” ujarnya.

Selain itu, JK juga meminta agar masjid-masjid rutin mensosialisasikan protokol pencegahan COVID-19 melalui toa masjid. JK meminta agar masjid secara rutin memberi imbauan ke masyarakat untuk disiplin menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan setiap setelah ibadah salat 5 waktu.

“Di sini saya saya ingin sampaikan agar setiap habis salat 5 waktu di masjid-masjid maka disampaikan pesan ke seluruh jamaah dan masyarakat di sekitarnya, artinya memakai toa di menara untuk menyampaikan 3 hal, disipin untuk menjaga jarak, disiplin memakai masker, dan disiplin cuci tangan. Itu seruan dari masjid yang harus disampaikan 5 kali sekali kepada seluruh masyarakat. Harus menjadi kebiasaan yang bermanfaat untuk kita semuanya,” ungkapnya.

Mantan Wapres itu meminta agar masyarakat merayakan Idul Adha dengan semangat berkurban. Salah satu bentuk pengorbanan yang bisa dilaksanakan masyarakat saat ini adalah melaksanakan ibadah dengan menaati protokol kesehatan.

“Saya ingin menyampaikan kepada kita semua, selamat merayakan Idul Adha dengan selamat berkurban. Sekali lagi setiap ingin mencapai tujuan selalu pengorbanan itu ada. Pengorbanan kita tidak bisa dibandingkan dengan pengorbaanan Nabi Ibrahim. Pengorbanan kita hanya lah dibutuhkan pada dewasa ini disamping beribadah, pengorbanan ialah disiplin untuk menjaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan itu akan menyelamatkan banyak pihak, jamaah dan kita semua,” kata JK.

“Karena itu lah dalam semangat pengorbanan Idul Adha ini sekali lagi saya harapkan kedisiplinan kita semuanya agar kita melewati masa yang sulit ini dengan penuh kebahagiaan dan ketakwaan,” sambungnya.