by

Selain Virus Corona, Warga Cibodas Siaga Kasus Demam Berdarah

TANGERANG – Di masa pandemi virus Corona, warga Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang dihadapkan dengan kasus demam berdarah. Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut telah merenggut satu korban jiwa. Ketua RW 06, Jamhur mengatakan, kasus demam berdarah di Kelurahan Cibodas juga telah menyebabkan sejumlah warga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Hari ini kami melakukan fogging agar kasus demam berdarah di daerah kami tertangani dan tidak ada lagi warga yang terjangkit DBD,” ujarnya, disela penyemprotan fogging bersama Anggota Barisan Ansor Sebaguna, Minggu (28/6).

Jamhur mengungkapkan, satu warga yang meningal dunia dengan diagnosa DBD adalah Sariah, seorang nenek berusia 70 tahun yang tinggal di RW 02. Sementara, Ega (26) yang juga masih warga di lingkungannya, hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit. “Ada dua orang lainnya yang sudah bisa pulang ke rumah setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.

Jamhur menambahkan, untuk mencegah penyebaran kasus DBD, warga dibantu anggota Banser telah melakukan fogging di sekitar 450 rumah warga, sanitasi lingkungan, dan tempat-tempat umum. Ia juga meminta agar, warganya secara proaktif melakukan pencegahan secara mandiri. “Jaga kebersihan lingkungan dan bersihkan wadah-wadsh berisi genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk demam berdarah,” katanya.

Dia juga meminta agar warga mematuhi protokol kesehatan mengingat selain DBD, wabah virus Corona juga masih sangat tinggi dan berpotensi menular kepada warga. “Selain Corona, kita harus waspada dengan kasus demam berdarah,” tandasnya (*)

Anggota Banser Kota Tangerang membantu penyemprotan fogging di lingkungan kelurahan Cibodas, Minggu (28/6)