by

Sidak Gudang Bulog Bogor, Wakil Ketua DPRD jabar Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Bogor, Inionline.id – Wakil Ketua DPRD provinsi Jawa barat, Achmad Ru’yat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Gudang Bulog Bogor yang berada di kecamatan Dramaga, kabupaten Bogor, pada Selasa (05/05/2020).

Kehadiran Ru’yat disambut oleh Rahmatullah selaku pemimpin cabang bulog Cianjur yang membawahi enam kabupaten-kota diantaranya adalah Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok.

“Disini status kami sebagai gudang Bogor, dan terkait dengan program bantuan Bupati Bogor, pada hari ini kami akan menyalurkan sebanyak 243 ton untuk kecamatan Dramaga,” kata Rahmat.

Khusus untuk wilayah kabupaten Bogor masa target penyaluran bantuan ini diupayakan sebelum idul fitri sudah selesai distribusi tahap pertama dengan jumlah 6000 ton dari total 18.000 selama tiga bulan.

Untuk lebih memastikan keamanan stok beras tingkat Jawa barat, Ru’yat langsung melakukan sambungan telepon dengan Kepala Bulog Divre Jabar, Benhur Ngkaimi saat itu juga.

Menurut Benhur, total beras di gudang bulog Jawa barat saat ini adalah 230.000 ton dan dipastikan cukup hingga akhir tahun 2020.

“Kami juga sedang menyerap hasil panen para petani di sentra produksi Jawa barat sehingga stok beras yang dikuasai bulog akan bertambah lagi,” ujar Benhur.

Lebih lanjut, Benhur mengatakan bahwa untuk proses distribusi beras pun akan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah dengan sistem pemindahan kantong beras.

Benhur pun memaparkan bahwa bulog bekerjasama dengan pemprov Jabar melakukan program bantuan non-tunai dimana bulog akan mendistribusikan bahan-bahan pokok sebanyak dua juta keluarga rumah tangga sasaran selama empat bulan yang dimulai dari April hingga Juli 2020, dan hingga hari ini telah terdistribusi sebanyak 445 ribu keluarga.

Mendengar laporan tersebut, Ru’yat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada bulog cabang Cianjur atas kerjasamanya dengan pemerintah daerah kabupaten bogor dalam penyediaan bantuan sosial beras pemda kabupaten Bogor bagi warga yang terdampak pandemi covid-19.

“Bantuan diberikan 30 kg beras per-KK yang terdampak pandemi covid-19 jumlahnya sebanyak 18.000 ton yang diberikan selama 3 bulan dengan rincian 6.000 ton per-bulan, lalu untuk bulog wilayah Jawa Barat agar memaksimalkan penyerapan panen padi di lumbung-lumbung padi seperti di Karawang, Cirebon, Indramayu, Majalengka dan wilayah jabar lainnya. Serta tidak lupa saya berterima kasih atas kerjasama dengan TNI pada distribusi bantuan untuk memastikan distribusi aman pada wilayah-wilayah yang dilakukan secara bertahap,” pungkas Ru’yat.

Selain sidak, Ru’yat juga bernostalgia dengan gudang Bulog Bogor karena di belakang gudang tersebut merupakan tempat dirinya berlatih sepakbola saat masih menjadi mahasiswa Institut Pertanian Bogor.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.