by

Peduli Kondisi Masyarakat Terdampak Covid-19, Wakil Ketua DPRD Jabar Sidak Desa Tonjong di Bogor

Bogor, Inionline.Id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah terdampak covid-19 pada Kamis (09/04/2020). Kali ini politisi PKS tersebut mendatangi kantor Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Datang tiba-tiba, kehadiran Wakil Ketua DPRD Jawa Barat tetap disambut baik oleh Nur Hakim selaku Kepala Desa Tonjong yang baru saja melakukan pengawasan terhadap pengaspalan jalan desa setempat.

Nur Hakim pun melaporkan bahwa terdapat empat orang warganya yang menjadi ODP covid-19 dan satu orang PDP yang sudah di isolasi di RSUD Cibinong selama 9 hari.

“Dari empat ODP tersebut ada yang punya riwayat sakit jantung sedangkan satu orang PDP tersebut memiliki riwayat sakit asma, kebanyakan warga perumahan yang ada di desa ini,” ujar Nur Hakim.

Monitoring Wakil Ketua DPRD Jawa Barat bersama Kepala Desa Tonjong dan aparatur desa setempat terkait dampak covid-19.

 

Selain itu dirinya juga menjelaskan bahwa Desa Tonjong mendapatkan 353 penerima bantuan Gubernur Jawa Barat tahun 2020 ini yang datanya diambil dari basis data terpadu.

“Lalu kami juga berharap agar Desa Tonjong ini memiliki puskesmas sendiri, karena terdapat 11.506 jiwa di desa kami dari 3200 kepala keluarga,” tutur Nur Hakim.

Ru’yat menyatakan dari hasil monitoring ini, dirinya melihat imbas ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat wabah covid-19 ini sungguh terasa.

“Dengan pemantauan langsung ke lapangan ini saya ingin memastikan bahwa semua data usulan telah diinput dengan sistem yang ada, di Desa Tonjong ini sebanyak 353 sudah diinput,” ujar Ru’yat.

Dirinya mengetahui bahwa jumlah masyarakat yang terdampak lebih besar daripada kuota bantuan yang digulirkan pemerintah provinsi Jawa Barat, oleh karena itu upaya sinergitas antara pemerintah provinsi Jawa Barat, pemerintah Kabupaten Bogor, serta pemerintah pusat bisa terjalin dengan baik agar penanganan terhadap masyarakat yang terdampak covid-19 ini baik langsung maupung tidak langsung atas persoalan ekonomi yang saat ini betul betul dirasakan oleh masyarakat bisa tertangani.

“Bantuan yang turun pun jangan sampai tumpang tindih antara bantuan dari provinsi, kabupaten, maupun pusat, dan hasil pantauan langsung saya dibeberapa tempat di Kabupaten Bogor ini sangat banyak masyarakat terdampak, sehingga dari sisi ini bantuan dan perhatian yang diberikan ke masyarakat bisa dari Goverment, serta relawan dan partisipasi publik sebagai bentuk solidaritas,” Kata Ru’yat.

Beberapa waktu yang lalu pun dilaporkan bahwa sidak Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ke Desa Kemang, Kabupaten Bogor mendapati 14 orang ODP dan 10 sudah selesai penanganan dan 4 masih dalam pengawasan.

Simulasi pengukuran suhu tubuh oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat kepada Kepala Desa Kemang (Entang Suana).

” Terkait aspirasi warga miskin yang terdampak pandemi covid-19 telah diinput data 185 KK melalui sistem yang ada. Serta perlu adanya peningkatan jumlah bantuan dari pemerintah karena warga yang terdampak sangat besar, di wilayah saya ada 4000 lebih kepala keluarga. Yang sudah terdata di desa kemang lebih dari 1000 apalagi sembako itu sangat dibutuhkan warga,” ujar Entang Suana selaku Kepala Desa Kemang. (JC)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.