by

Komisi I DPRD Jabar Meminta Pemerintah Perhatikan Gedung KPU Kota Depok.

Depok, Inionline.Id – Komisi I DPRD Jawa Barat mengapresiasi kinerja KPU Kota Depok dalam menghadapi Pilkada Walikota Serentak Tahun 2020. Namun hal itu bertolak belakang dengan gedung dan sarana prasarana yang tidak memadai, tidak layak dan tidak strategis.

Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat, Sadar Muslihat mengatakan persiapan, KPU Kota Depok sudah siap menghadapi Pilkada Serentak. Namun kondisi kantor yang sempit dan tidak strategis dikhawatirkan akan mengganggu jalannya penyelenggaraan pilkada.
“Kami berharap ada atensi dari KPU Pusat dan Pemkot bisa membantu juga Pemerintah Provinsi agar kantor tersebut bisa lebih baik,” ujar Sadar di KPU Kota Depok, Senin (10/2/2020).

Selain Komisi I DPRD Provinsi, Komisi II DPR RI turut mengomentari kondisi kurang layaknya gedung KPU Kota Depok, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia di kantor KPU Depok pada Kamis (12/12/2019) mengatakan bahwa Komisi II DPR RI prihatin terhadap kondisi kantor KPU Depok yang secara fisik masih jauh dari kata layak.

“Kami akan rapat dengan Mendagri soal gedung KPU Depok yang masih jauh dari kata layak,” katanya.

KPU RI mengaku prihatin terhadap keberadaan Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU RI, Ilham Saputra saat menghadiri  Launching Tahapan Pilkada Depok 2020, di Mall Pesona Square, Minggu (09/02/2020).

“Pertama kali melihat kondisinya (Sekretariat KPU Kota Depok), memang tidak layak, keadannya menyedihkan, ruangannya lembab. Bahkan, sampai ada jalan bekas tikus,” kata Ilham.

Untuk itu, dirinya berharap agar Pemkot Depok dapat menyediakan lahan seluas 2.000 meter persegi untuk pembangunan gedung kantor KPU. Ia pun berharap, siapapun pemenangnya pada Pilkada nanti, Kantor KPU Kota Depok harus dianggarkan.

“Saya mohon kepada  Sekda di sini, saya harap Kantor KPU Kota Depok diperhatikan dan mendapatkan anggaran, siapapun pemenangnya nanti di Pilkada 2020,” tegas Ilham. (JC)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.