by

Cegah Banjir Besar Di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, M Ichsan Dorong Relokasi Waduk Narogong Ke Komisi V DPR RI

Jakarta, Inionline.Id – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa barat, M Ichsan menyuarakan pentingnya pembangunan waduk Dayeuh yang berada di lokasi Kabupaten Bogor saat rapat kerja antara Komisi IV DPRD Provinsi Jawa barat dengan Komisi V DPR RI, pada Kamis (07/02/2020).

“Kementrian PUPR ingin membangun Waduk Narogong yang ada di wilayah Pabuaran, Kabupaten Bogor, sedangkan kami sudah hearing dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungai-Cikeas (KP2C) bahwa hasil kajian mereka terkait efektifitas waduk Narogong untuk mencegah banjir hanya sekitar 35% saja, justru waduk Dayeuh, Cileungsi, yang efektifitasnya mencapai 100% untuk mencegah banjir di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi,” kata Ichsan.

Dalam forum ini, Ichsan menegaskan serta meminta Komisi V DPR RI agar menyampaikan kepada Kementrian PUPR untuk meninjau ulang titik posisi pembangunan waduk Narogong tersebut.

“Ini merupakan hal yang urgent serta prioritas ketimbang kita harus selalu normalisasi sungai, mau menghabiskan waktu berapa lama ?, semua itu akan lebih bermanfaat jika sudah ada waduk,” tutur Ichsan.

Politisi PKS ini juga mengatakan anggaran waduk tersebut mencapai 4 triliun rupiah, maka jangan sampai salah dalam menentukan titik pembangunan waduk jika tujuannya untuk mencegah resiko banjir bandang.

“Ada info lain mengatakan bahwa Kementrian PUPR menempatkan posisi waduk di Paburan itu juga untuk pengolahan air bersih, tapi malah diberikan alasan pembangunannya untuk penahan banjir,” ujar Ichsan.

Kementrian PUPR pun belum menunjukan hasil kajiannya kepada Komisi IV DPRD Provinsi Jawa barat terkait efektifitas waduk Narogong dalam menahan banjir bandang yang datang jika curah hujan sangat tinggi.

Komisi V DPR RI pun akan membawa nota pengusulan ini di Rapat Rencana Kerja (Renja) yang melibatkan pihak-pihak terkait termasuk Gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil.

“Jangan sampai juga terkait isu politis di area Dayeuh, Kementrian PUPR tidak mau pembangunannya nanti terkendala, kalau kami Komisi IV DPRD provinsi Jawa barat lebih melihat ke arah efektifitas tujuan pembuatan waduk tersebut,” tutup Ichsan. (JC)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.