globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Harun Masiku Dijadwalkan Diperiksa KPK Hari Ini

Inionline.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Harun Masiku (HAR) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR terpilih tahun 2019-2024.

“Yang bersangkutan (HAR) diperiksa kapasitasnya sebagai tersangka,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat (17/1).

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyatakan Harun Masiku pergi ke luar negeri pada 6 Januari lalu. Harun, salah satu tersangka suap yang diusut KPK itu terbang ke Singapura.

“Yang bersangkutan tercatat keluar Indonesia tanggal 6 Januari ke Singapura,” kata Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang.

Dengan demikian, Harun sudah berada di luar negeri, dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan tujuh orang lainnya, pada Rabu (8/1).

KPK menetapkan Harun bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024. Ketiganya, yakni eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; eks anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina; dan pihak swasta, Saeful.

Penetapan tersangka itu hasil pengembangan operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah. Hanya saja, tim penindakan KPK tidak berhasil menangkap Harun.

Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif menggantikan kader lain dari PDIP, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Sementara, dirinya tidak memenuhi syarat untuk itu sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Check Also

Bawaslu Kawal Putusan MK dalam Pembahasan Revisi UU Pemilu

Inionline.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghargai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dalam pertimbangannya memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *