by

Siap-Siap, Iwan Suryawan Segera Dorong Pelebaran Jalan Raya Cilendek Kota Bogor

Bogor, Inionline.Id – Anggota DPRD Provinsi Jawa barat, Iwan Suryawan menggelar reses I tahun sidang 2019-2020 yang memasuki hari ke-2 pada selasa (03/12/19). Berlokasi di Balairung Warga RW 06, Cilendek Indah, Kota Bogor banyak warga hadir memenuhi forum reses politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah sangat familiar oleh warga Kota Bogor.

Pada kesempatan tersebut Iwan tidak sendiri, pria yang akrab disapa abah Iwan ini juga ditemani oleh anggota DPRD Kota Bogor, Dodi Hikmawan.

Forum reses ini juga menguak banyak masalah di wilayah kelurahan Cilendek barat dimana dari mulai alat kelengkapan posyandu, lahan pemakaman, sistem zonasi sekolah, hingga lapangan pekerjaan dan lampu lalu lintas darurat menjadi curhatan warga kepada dua anggota dewan yang hadir pada acara ini.

“Satu hal yang menarik saya adalah tentang pelebaran jalan Cilendek raya, dari dulu kondisi jalannya begitu-begitu saja, volume kendaraan sudah meningkat, ini kasusnya sama seperti dulu di jalan raya Gunung Batu,” ujar Iwan.

Setelah melalui diskusi kecil pada giat reses tadi, Iwan akan mencoba mendorong dari dua sisi dimana Pemerintah Kota Bogor harus menyiapkan hitungan Detail Engineering Design (DED) dan lain sebagainya, kemudian diusulkan ke Provinsi Jawa barat.

Politisi PKS ini juga mengingatkan satu hal bahwa proses pelebaran jalan provinsi ini bisa saja memakan waktu yang lama karena prosesnya akan cukup panjang dengan contoh masalah yaitu pembebasan lahan sekitar jalan raya Cilendek.

“Lusa saya coba komunikasi dengan Bappeda atau kita nanti lihat juga hasil musrembang yang desember ini,” kata Iwan.

Selain itu nantinya di tingkat provinsi dirinya akan melihat kemana arah program Jabar Juara yang di dengungkan oleh Ridwan Kamil, apakah arahnya akan ke pembangunan infrastruktur seperti ini, atau lebih kepada penataan keindahan kota.

“Satu hal yang kadang terlupakan adalah pembangunan manusianya, kadang yang di utamakan saat ini adalah kecantikan kota terlebih dahulu seperti alun-alun Kota Bogor yang menelan dana sebesar 15 miliar,” tutup Iwan. (JC)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.